Ayah Semele adalah Cadmus, Raja dari Thebes. Dia hidup bahagia dan mewah di istana, bersama dengan saudari-saudarinya Autonoe, Ino, dan Agave. Semakin dewasa, semakin terlihat bahwa mereka tumbuh menjadi sangat cantik. Hidup terasa sempurna bagi para Putri ini, sampai suatu hari Semele jatuh cinta pada orang asing berperawakan tinggi dan tampan
Buta akan cintanya, Semele tidak memedulikan bahwa dia sebenarnya tidak tahu banyak mengenai kekasihnya. Dia pun merahasiakan hal ini dari keluarga dan teman-temannya, dan walaupun saudari-saudarinya menyadari ada yang berbeda dari Semele, namun tak ada yang mencurigainya.
Semele samasekali tidak tahu bahwa kekasihnya sesungguhnya adalah Zeus, yang mengunjunginya dengan berwujud sebagai manusia. Zeus sangat mencintai kecantikan dan keanggunan Semele, namun dia tidak bisa menemuinya dalam wujudnya yang sebenarnya. Jika Zeus melakukannya, maka Semele akan mati, karena tidak ada manusia yang dapat melihat wujud asli para Dewa tanpa terserap oleh kekuatan para Dewa. Namun, setelah beberapa lama menjalin kasih dengan Semele, Zeus akhirnya mengakui identitas aslinya pada Semele. Semele sangat terkejut, namun dia memercayai kekasihnya.